.jpg)
Institut Al-Aqsa
untuk Riset Perdamaian
Sekilas tentang Institut Al-Aqsa
Institut Al-Aqsa (ISA) didirikan pada bulan Ramadhan 1436.
Kegiatan inti Institut Al-Aqsa adalah riset tentang berbagai elemen perdamaian untuk menghasilkan sebanyak mungkin rancangan kebijakan untuk digunakan oleh para tokoh, instansi, lembaga, organisasi, dan perkumpulan masyarakat dalam ikut serta menyelesaikan berbagai konflik, khususnya di Baitul Maqdis dan di seluruh belahan dunia.
Bidang riset Institut Al-Aqsa meliputi:
- Sejarah perdamaian dan perang
- Sejarah peradaban
- Keadilan sosial ekonomi
- Pertahanan
- Hukum dan hubungan internasional
- Model-model dan metodologi resolusi konflik
Visi Proyek
Riset dan edukasi mengenai Baitul Maqdis sebagai upaya mengokohkan peran Institut Al-Aqsa untuk Riset Perdamaian (ISA) dalam pembebasan Masjidil Aqsha melalui ilmu.
Dengan izin Allah, ISA bertujuan menjadi sumber informasi utama dan terpercaya terkait Baitul Maqdis.
Misi Proyek
Baitul Maqdis adalah sebuah kawasan yang diberkahi Allah, lokasi di mana Masjidil Aqsha berdiri. Baitul Maqdis disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur'an, di antaranya pada surah Al-Isra' ayat 1; "Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami barakahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami."
Keistimewaan Baitul Maqdis di masa lalu, di masa kini, dan di masa akan datang menjadi alasan utama mewujudkan proyek riset dan edukasi Baitul Maqdis. Beberapa misi proyek ini adalah:
-
Memperkenalkan dan memahamkan Baitul Maqdis sebagai pusat barakah bagi seluruh dunia. Mengajak masyarakat mendalami keilmuan mengenai Baitul Maqdis dari sumber utama berupa Al-Qur’an, Hadits, tafsir, sejarah, hasil telaah para ulama dan pakar, serta literatur ilmiah lainnya. Pengenalan ke masyarakat dapat dilakukan dengan mengadakan seminar, dauroh, kursus, kerjasama riset, dan penyebaran materi mengenai Baitul Maqdis.
-
Menerbitkan bahan edukasi Baitul Maqdis melalui berbagai sarana dan media. Menyusun, menerjemahkan, mengedit, mendesain, dan menerbitkan buku, jurnal, artikel, video, poster, dan sebagainya untuk merangkul atensi dari pelbagai lapisan masyarakat. Penyebaran bahan edukasi dilakukan secara online dan offline.
-
Membangun sistem kaderisasi bagi para peneliti dan akademisi di bidang Baitul Maqdis. Mendorong lahirnya karya-karya ilmiah terkait Baitul Maqdis untuk kemajuan peradaban dan solusi permasalahan umat. Di antaranya melalui beasiswa pascasarjana (magister dan doktoral di bidang Baitul Maqdis/Islamicjerusalem), magang di lembaga penelitian mengenai Baitul Maqdis, serta konferensi internasional Baitul Maqdis.
-
Memupuk generasi anak-anak peduli Baitul Maqdis melalui sarana visual, audio, dan audio-visual. Amat terbatasnya buku, rekaman kisah, video yang menarik minat anak-anak mengenai Baitul Maqdis membutuhkan pembuatan materi edukasi dari tim yang kompeten.
Detail Kegiatan
Berdasarkan visi misi proyek riset dan edukasi Baitul Maqdis, maka beberapa kegiatan yang dicanangkan adalah:
-
Pengadaan Kantor dan Tim Operasional: Kantor berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim operasional utama terdiri dari direktur, sekretaris, penerjemah bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta desainer.
-
Penyusunan, Penerjemahan, dan Penerbitan Materi Edukasi: Penyusunan dan penerjemahan dilakukan oleh tim operasional utama, serta ditambah tim tambahan honorer. Penerbitan materi edukasi meliputi online dan offline.
-
Beasiswa Akademisi dan Peneliti Baitul Maqdis
-
Seminar, Dauroh, Kursus, dan Kerjasama Ilmiah Lainnya: Kegiatan berupa seminar, dauroh, atau kursus Baitul Maqdis bagi masyarakat dan kalangan akademisi ditargetkan terlaksana sebanyak dua kali dalam setahun.
-
Pembuatan Sarana Pengenalan Baitul Maqdis Bagi Anak-anak: Penerbitan buku format digital dan video edukasi Baitul Maqdis yang interaktif oleh tim penulis, ilustrator, animator, dan editor video.















![EduResist: Pendidikan Tinggi sebagai Jalan Menuju Derajat Tinggi
Ilmu adalah jalan kemuliaan dan kekuatan umat.
Allah ﷻ berfirman:
”Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."
[QS. Al-Mujādilah (58): 11]
Kelas *EduResist* membahas kaitan antara gerakan perlawanan, pendidikan tinggi, dan tradisi intelektual dengan membedah pemikiran yang tertuang dalam buku *Tesis Master Abu Ubaidah*.
📚 4 Pertemuan
📅 Setiap Ahad tanggal 3, 10, 17 dan 24 Mei 2026
🕣 19.45 – 22.00 WIB
💻 Online via Zoom
📩 Link Pendaftaran:
https://linktr.ee/DaftarEduResist
*Bagi yang sudah melakukan pre-order (PO) buku tesis Master Abu Ubaidah periode 10 Januari—21 Februari 2026, tidak perlu mendaftar kembali.
💬 CP: 0811-2633-313
Menapaki jalan ilmu adalah menapaki jalan kemuliaan, sekaligus menyiapkan generasi bagi pembebas Baitul Maqdis.
Segera daftar dan ambil bagian dalam perjuangan melalui ilmu!](https://scontent-den2-1.cdninstagram.com/v/t51.82787-15/684803635_18350902144213898_6128312995263013926_n.jpg?stp=dst-jpg_e35_tt6&_nc_cat=100&ccb=7-5&_nc_sid=18de74&efg=eyJlZmdfdGFnIjoiRkVFRC5iZXN0X2ltYWdlX3VybGdlbi5DMyJ9&_nc_ohc=7qlZbEfPn2AQ7kNvwFk172r&_nc_oc=AdoAGLYZ0OwT5Pmxgb23dDc5TmhwzTL2KM1J9Aw3wAzZ7MRP1e4qZdXm8qeVkOgIN-g&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-den2-1.cdninstagram.com&edm=ANo9K5cEAAAA&_nc_gid=LhQ9ybHyx9IXcHQ-fAr_lQ&_nc_tpa=Q5bMBQHufTXhSvkebq8oWNUzOMWj9dqN4ilmHGRERBM0iPe_0IsMVUQQEpFWx_XtjJ9CAvB_xg5xUxG1&oh=00_Af_gYOnuTVtn7sUxkt6lGmgdS48sRh6RoL1smq_Opyp7bA&oe=6A487C48)














![Semoga Allah menerima semua yang engkau perjuangkan sepanjang hidupmu, yaitu
Jih*d fi S*bilillah.
Semoga penghuni langit menyambutmu dengan wangi harum penghormatan bagi para syuh*da, dan semoga Allah mempertemukanmu dengan para syuh*da yang berjuang membebaskan Tanah Suci Muqaddasah Baitul M*qdis.
Bersama Nabi Musa ‘Alayhissalam, Nabi Yusya’ bin Nun ‘Alayhissalam, Nabi Muhammad ﷺ, Abu Bakr As Shiddiq, Umar bin Khattab, Abu Ub*idah bin Al Jarrah, Khalid bin Al Walid Radhiyallahu ‘anhum, Shalahuddin Al Ayyubi dan
semua pejuang yang mengorbankan
darah, nyawa, jiwa, harta dan
akal mereka untuk melanjutkan
amanah untuk membebaskan
Masjidil Aqsha dan Baitul M*qdis
sebagaimana perintah
Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Dari kalangan orang-orang beriman ada orang-orang yang menepati janji mereka kepada Allah untuk tetap bertahan dalam pertempuran. Mereka pun menepati janji itu. Sebagian mereka ada yang mendapatkan penghormatan gugur sebagai sy*hid. Sebagian lagi masih bertahan hidup, menanti kesempatan mendapat kehormatan yang sama. Mereka tidak akan mengingkari janji kepada Allah dan mereka tidak akan mengubah sedikit pun isi janji itu.” [QS Al-Ahzab: 23]](https://scontent-den2-1.cdninstagram.com/v/t51.82787-15/609485473_18334773160213898_6971180245436448599_n.jpg?stp=dst-jpg_e35_tt6&_nc_cat=110&ccb=7-5&_nc_sid=18de74&efg=eyJlZmdfdGFnIjoiRkVFRC5iZXN0X2ltYWdlX3VybGdlbi5DMyJ9&_nc_ohc=GUg1jkk_qDYQ7kNvwE_Yl4x&_nc_oc=AdrtJvDOIrHt_nVfA6Xj1EA5ZiniL1XkIH9TTFIKRCPGCE_1yO2DxezQ18lctLN9mOI&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-den2-1.cdninstagram.com&edm=ANo9K5cEAAAA&_nc_gid=LhQ9ybHyx9IXcHQ-fAr_lQ&_nc_tpa=Q5bMBQF6iitBn6eGC_OjaNawrAXhGkT_AQ9yVPcv9IjK8ArqRsTUrTkaldEGl7YcCLuCs4c3yvwq0_Vm&oh=00_Af8f4gGn50W0BwqTRjADdn8wa7BgVYqZZ1l19WCM8fkMdw&oe=6A489889)
